Bunga keji beling memiliki nama latin Clerodentrum calamitosum. Bunga
keji juga memiliki nama lain yang disebut bunga bugang bugang atau bunga pecah
beling. Bunga keji beling sering kita
jumpai di pekarangan rumah, di pinggir-pinggir jalan, dan di kebun karena bunga
ini tumbuh secara rumpun dan lebat sehingga dapat dijadikan sebagai pagar.
Selain sebagai bunga hiasan, ternyata bunga ini dapat dimanfaatkan sebagai obat
tradisional.
Bunga keji beling ini dapat dimanfaatkan pada bagian-bagian tertentu,
yaitu bagian daun dan akarnya. Daun
tanaman bunga keji beling ini dapat dijadikan sebagai obat disentri, gangguan kencing (tidak lancar, keluar nanah,
dan kencing batu) serta penyakit sifilis. Sedangkan bagian akar dari tanaman
bunga keji beling ini dapat dimanfaatkan untuk mengobati orang yang digigit
ular.
Berikut manfaat serta cara pengobatan yang diambil dari
daun tumbuhan bunga keji beling adalah sebagai berikut
1.
Mengobati Kencing bernanah
Bagi penderita kencing bernanah, anda dapat memanfaatkan daun keji beling
untuk mengobatinta. Caranya, ambil 3 lembar daun keji
beling, 6
sirip daun meniran, 4 lembar daun bengang, 5 lembar daun murbei, 5 lembar daun pegagan, 10 lembar daun picisan, 15 lembar daun jinten, 4 lembar daun sendok, 25 lembar daun kumis
kucing, 3 jari gula enau, semua bahan
dicuci hingga bersih kemudian rebuslah dengan air bersihkurang
lebih 2 gelas sampai mendidih dan tersisa kira-kira 1,5 gelas. Saring dan biyarkan air terasa hangat atau terasa dingin, kemudian minumlah
tiga kali dalam sehari, masing-masing setengah gelas.
2.
Mengobati Kencing Batu
Selain dpat mengobati kencing nanah,
daun keji beling juga dapat mengobati kencing batu. Caranya, ambil 4 lembar
daun keji beling yang masih segar, cuci hingga bersih. Kemudian rebuslah dengan
2 gelas air bersih hingga mendidih, tunggu kira-kira air tersisa 1,5 gelas.
Saring dan biyarkan higga air terasa hangat atau dingin, minumlah sehari tiga
kali masing-masing setengah gelas dan tambahkan madu secukupnya.
3.
Mengobati
Wasir
Penderita wasir atau sakit ambien diakibatkan kurang minum dan lebih sering
duduk. Untuk mengatasi sakit tersebut obati dengan daun keji beling. Caranya,
ambil 9 lembar daun keji beling yang masih segar, cuci hingga bersih, potong-potong sepantasnya
kemdian rebuslah dengan 3 gelas air bersih, tunggu hingga mendidih
dan sisakan kira-kira 1,5 gelas. Angkat dan tunggu hingga air terasa dingin, saring
kemudian taruh dalam gelas. Minumlah tiga kali dalam sehari dengan masing-masing
setengah gelah serta campurkan madu secukupnya.
4.
Mengobati
Demam
Selain dapat mengobati kencing batu dan wasir, daun keji beling juga
memiliki khsiat untuk menurunkan demam. Caranya ambil beberapa lembar daun keji
keling yang masih segar, cuci hingga bersih, kemudian rebuslah dengan dengan 1
gelas air bersih hingga mendidih. Tunggu beberapa menit, angkat dan tunggu
hingga ramuan terasa dingin, saring kemudian minumlah. Rasa demam akan cepat
menurun dan hilang.
Selain daun yang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan tradisional, akar dari
tanaman keji beling ini juga memiliki khasiat sebagai obat herbal yaitu
menyembuhkan orang yang terkena gigitan ular berbisa.
5. Digigit Ular
Jika Anda atau keluarga anda mengalami musibah digigit ular yang berbahaya,
segera atasi dan diobati, karena jika tidak langsung diatasi racun tersebut
akan menjalar keseluruh tubuh sehingga menyebabkan kematian. Untuk itu, cara
cepat dan mudah mengatasi gigitan ular. Caranya, ambil akar keji beling berukuran
sedang, cuci hingga bersih dengan air matang atau dengan air hangat. Kemudian
kunyah, air akar tersebut ditelan dan ampas akarnya ditempelkan pada bagian
tubuh yang terkena gigitan ular.
Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.



+ comments + 1 comments
Manfaat Tersembunyi Daun Keji Beling Yang Belum Di Ketahui
Agen Sbobet
Post a Comment